Sebagai staf penjualan Jepang, tugas utama adalah mencari pelanggan baru dan menjaga hubungan baik dengan pelanggan yang ada.
Selain itu, pekerjaan ini juga melibatkan negosiasi harga, membuat laporan penjualan, dan mengikuti perkembangan pasar di Jepang.
Pemahaman yang baik tentang budaya dan bahasa Jepang juga sangat penting dalam melakukan komunikasi efektif dengan pelanggan dan mitra bisnis.
Profil orang yang cocok untuk tipe pekerjaan Staf Penjualan Jepang adalah seseorang yang fasih berbahasa Jepang, memiliki pengetahuan tentang budaya Jepang, dan memiliki keterampilan negosiasi yang baik.
Kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja yang berbeda, seperti etiket dan tata krama bisnis Jepang, juga akan menjadi keunggulan bagi seorang kandidat.
Jika kamu tidak memiliki kemampuan bahasa Jepang yang baik dan tidak familiar dengan budaya Jepang, kemungkinan kamu tidak cocok dengan pekerjaan sebagai staf penjualan Jepang.
Miskonsepsi tentang profesi staf penjualan di Jepang adalah ekspektasi bahwa mereka hanya berurusan dengan pelanggan dan menjual produk dengan sikap ramah dan sopan, padahal realitanya mereka juga terlibat dalam tugas-tugas administratif dan pemenuhan target penjualan.
Perbedaan dengan profesi yang mirip seperti staf penjualan di negara lain adalah bahwa staf penjualan di Jepang lebih mengedepankan aspek kepercayaan dan hubungan jangka panjang dengan pelanggan, serta adanya budaya saling memberi hadiah atau hibah untuk mempertahankan kerja sama bisnis.
Ekspektasi salah juga sering kali terjadi bahwa profesi staf penjualan di Jepang memiliki jam kerja fleksibel, ketika sebenarnya mereka seringkali harus bekerja lembur atau bahkan bekerja di hari libur untuk mencapai target penjualan yang ditetapkan.