Pekerjaan sebagai peneliti farmakokinetik melibatkan studi tentang bagaimana obat berinteraksi dengan tubuh manusia.
Tugas utama meliputi analisis dan evaluasi data mengenai penyerapan, distribusi, metabolisme, dan eliminasi obat dalam tubuh.
Selain itu, pekerjaan ini juga melibatkan pengembangan dan validasi metode analisis farmakokinetik serta pemahaman terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi efek obat dalam tubuh manusia.
Profil orang yang cocok untuk tipe pekerjaan Peneliti Farmakokinetik adalah seseorang yang memiliki latar belakang pendidikan di bidang farmasi atau sains kedokteran, memiliki keterampilan analitis yang kuat, dan berpengalaman dalam menganalisis data farmakokinetik.
Kemampuan untuk merancang dan melaksanakan percobaan farmakokinetik, serta kemampuan untuk memecahkan masalah dan menganalisis data dengan cermat juga sangat penting untuk pekerjaan ini.
Jika kamu tidak memiliki ketelitian tinggi, tidak terorganisir, dan tidak dapat bekerja dengan tenggat waktu yang ketat, kemungkinan kamu tidak cocok dengan pekerjaan sebagai peneliti farmakokinetik.
Ekspektasi tentang profesi Peneliti Farmakokinetik seringkali mengira bahwa pekerjaannya hanya berhubungan dengan pengujian obat-obatan. Padahal, dalam realita, seorang peneliti Farmakokinetik juga harus memahami konsep-konsep biofarmasi, farmakodinamik, dan farmakogenomika.
Miskonsepsi lainnya adalah menganggap profesi ini hanya melibatkan pekerjaan di laboratorium. Padahal, sebagian besar peneliti Farmakokinetik juga terlibat dalam pembuatan model matematika farmakokinetika yang kompleks dan melakukan analisis data menggunakan perangkat lunak statistik.
Perbedaan dengan profesi yang mirip, seperti ahli farmasi klinis, adalah bahwa peneliti Farmakokinetik lebih fokus pada pengembangan dan pemahaman tentang distribusi, penyerapan, metabolisme, dan eliminasi obat dalam tubuh, sedangkan ahli farmasi klinis bertanggung jawab dalam memastikan keselamatan dan efektivitas obat pada pasien serta memberikan konsultasi farmakoterapi.