Sebagai perencana anggaran proyek, tugas utama adalah menghitung estimasi biaya yang diperlukan untuk melaksanakan proyek.
Selain itu, pekerjaan ini juga melibatkan identifikasi dan analisis risiko terkait dengan anggaran proyek, serta menyusun strategi pengendalian biaya agar tetap sesuai dengan anggaran yang telah ditentukan.
Komunikasi yang efektif dengan tim proyek dan pihak terkait lainnya juga menjadi bagian penting dalam pekerjaan ini, guna memastikan bahwa anggaran proyek dapat dikelola dengan baik dan sesuai dengan rencana yang telah disepakati.
Seorang dengan profil yang cocok untuk tipe pekerjaan sebagai Perencana Anggaran Proyek adalah seseorang yang memiliki kemampuan analitis yang baik, mampu mengatur anggaran secara efisien, dan memiliki pemahaman yang kuat tentang manajemen proyek.
Dalam pekerjaan ini, seorang kandidat juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, dapat bekerja dengan tim, dan memiliki ketelitian yang tinggi dalam memantau dan mengontrol pengeluaran.
Jika kamu adalah seorang yang tidak teliti dalam mengatur anggaran dan tidak cermat dalam perencanaan proyek, kemungkinan kamu tidak cocok dengan pekerjaan sebagai perencana anggaran proyek.
Miskonsepsi tentang profesi perencana anggaran proyek adalah bahwa pekerjaannya hanya berfokus pada membuat anggaran. Padahal, dalam realita, perencana anggaran juga bertanggung jawab untuk memantau dan mengendalikan pengeluaran proyek agar tetap sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.
Ekspektasi yang salah tentang perencana anggaran proyek adalah bahwa mereka hanya perlu membuat perkiraan biaya tanpa memperhitungkan risiko atau perubahan yang mungkin terjadi. Namun, dalam kenyataannya, perencana anggaran juga harus memiliki kemampuan untuk melakukan analisis risiko dan mempertimbangkan kemungkinan perubahan dalam anggaran proyek.
Perbedaan yang jelas antara perencana anggaran proyek dan profesi yang mirip, seperti akuntan atau controller, adalah bahwa perencana anggaran berfokus pada perencanaan dan penganggaran proyek secara lebih spesifik dan detail. Sementara itu, akuntan atau controller memiliki tanggung jawab yang lebih luas dalam mengelola keuangan perusahaan secara keseluruhan.