Pekerjaan sebagai manajer operasi lintas negara melibatkan pengelolaan kegiatan operasional yang melintasi batas negara.
Tugas utama meliputi koordinasi dengan tim di berbagai negara, pengaturan transportasi internasional, dan perizinan yang diperlukan untuk kegiatan lintas negara.
Selain itu, pekerjaan ini juga melibatkan pengelolaan peraturan perdagangan internasional, kontrol keuangan, dan pemantauan logistik global.
Profil orang yang cocok untuk pekerjaan Manajer Operasi lintas negara adalah seseorang yang memiliki pengalaman yang luas dalam manajemen operasional dan pemahaman yang mendalam tentang hukum dan regulasi internasional.
Kemampuan untuk beradaptasi dengan budaya yang berbeda dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak, termasuk karyawan, mitra bisnis, dan pemerintah, juga sangat penting dalam peran ini.
Jika kamu adalah seseorang yang tidak memiliki keterampilan komunikasi yang kuat, tidak bisa mengatasi tekanan dengan baik, dan tidak berpengalaman dalam pekerjaan internasional, kemungkinan kamu tidak cocok dengan pekerjaan manajer operasi lintas negara.
Miskonsepsi tentang Manajer Operasi Lintas Negara:
Ekspektasi: Menjalani kehidupan mewah dengan banyak perjalanan dan pertemuan bisnis mewah di berbagai negara.
Realita: Banyak pekerjaan yang harus dilakukan di belakang layar seperti mengurus logistik, bekerja dengan perbedaan waktu yang signifikan, dan menangani masalah berbeda-beda di setiap negara.
Ekspektasi: Profesi ini mirip dengan seorang diplomat karena sering berinteraksi dengan pemerintah dan berbagai stakeholder di berbagai negara.
Realita: Meskipun ada kesamaan dalam berinteraksi dengan pihak-pihak berbeda, Manajer Operasi Lintas Negara lebih fokus pada aspek operasional dan managerial dalam bisnis internasional, berbeda dengan peran diplomat yang lebih fokus pada hubungan diplomatik antarnegara.
Ekspektasi: Memiliki pekerjaan yang stabil tanpa adanya tekanan dan tantangan yang berarti.
Realita: Profesi Manajer Operasi Lintas Negara penuh dengan tekanan, tantangan, dan tanggung jawab yang besar. Mereka harus dapat beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan pasar, kondisi politik, dan kebijakan pemerintah di berbagai negara.